Khotbah Idul Fitri di Masjid Sabilillah Cerme : Ustadz Afifudin Aminin Ingatkan Makna Kebahagiaan Sejati

[Foto : Ketua Pimpinan Cabang Muhamadiyah Dukun Gresik Ustadz Afifudin Aminin Saat Khotbah di Masjid Sabilillah Cerme]
Gresik | Jurnaljawapes.com - Hari Raya Idul Fitri adalah momen yang dinanti-nanti oleh seluruh umat Islam di dunia. Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa, tibalah hari kemenangan yang menjadi simbol kebersihan hati dan kembali kepada fitrah.

Namun, di balik euforia perayaan ini, penting bagi kita untuk memahami makna sejati dari kebahagiaan. Apakah kebahagiaan hanya sekadar berkumpul dengan keluarga, menikmati hidangan lezat, dan mengenakan pakaian baru? Ataukah ada kebahagiaan yang lebih hakiki yang seharusnya kita raih?

Ustadz Afifudin Aminin S,ag ,M,pd , Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Dukun Gresik, dalam khotbah Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijriah di Masjid Sabilillah, Cerme Kidul ,Cerme , Gresik, menyampaikan pesan mendalam tentang hakikat kebahagiaan sejati.Beliau mengingatkan bahwa kebahagiaan sejati bukan hanya tentang kesenangan duniawi, tetapi sebuah perjalanan hidup yang harus ditempuh dengan penuh keimanan dan ketakwaan dan juga menekankan bahwa kebahagiaan bukan hanya perasaan sesaat, tetapi sebuah perjalanan hidup yang sejati, sebagaimana diajarkan dalam Islam.

"Hari ini kita semua merasakan kebahagiaan. Namun, perlu kita pahami bahwa kebahagiaan sejati bukan hanya tentang kesenangan duniawi. Semua makhluk yang bernyawa, baik yang berpangkat, yang memiliki jabatan, orang kaya maupun miskin, pada akhirnya akan menghadapi kematian. Yang membedakan adalah bagaimana mereka menjalani hidupnya dan bagaimana amal perbuatan mereka dinilai oleh Allah SWT," ujar Ustadz Afifudin.Senin (31/03/2025)

Beliau menegaskan bahwa setiap amal perbuatan manusia akan mendapatkan balasan yang sempurna dari Allah SWT. Orang yang beribadah dengan sungguh-sungguh, menjalankan shalat, berpuasa, bertilawah Al-Qur'an, menjaga silaturahim, serta berinfak, akan mendapat pahala yang sempurna. Sebaliknya, mereka yang mengabaikan ibadah dan melakukan maksiat akan menerima balasan setimpal.

"Barang siapa yang menjauhkan dirinya dari neraka dengan amal salehnya, ibadah puasanya, tilawahnya, serta kebaikan-kebaikannya, maka Allah akan membebaskannya dari neraka dan memasukkannya ke dalam surga. Inilah sesungguhnya arti kesuksesan yang hakiki," lanjut beliau.

Ustadz Afifudin juga mengingatkan bahwa dunia ini hanyalah perhiasan yang menipu, sementara kebahagiaan sejati adalah kebahagiaan yang abadi di akhirat. Oleh karena itu, beliau mengajak umat Islam untuk menjalankan tiga konsep utama dalam meraih kebahagiaan sejati:

1. Menjaga Shalat - Shalat adalah tiang agama yang menjadi kunci kebahagiaan dan ketenangan hati.

2. Beribadah dengan Ikhlas - Menjalankan ibadah dengan sepenuh hati akan mendekatkan diri kepada Allah.

3. Berbuat Kebaikan - Beramal saleh, berbagi, dan menjaga hubungan baik dengan sesama adalah jalan menuju keberkahan hidup.

"Orang-orang yang beriman akan selalu dipanggil oleh Allah untuk senantiasa melakukan kebaikan. Maka, siapa yang menaatinya, mereka adalah orang-orang yang beruntung dan bahagia sejati," tutup beliau.

Pesan khotbah ini menjadi pengingat bagi seluruh jamaah untuk tidak hanya merayakan Idul Fitri dengan kebahagiaan sesaat, tetapi juga menjadikannya sebagai momen untuk terus memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah demi meraih kebahagiaan yang hakiki.

(ul)


Baca Juga

View

Posting Komentar

0 Komentar

Pujo Asmoro

Pimprus Media Jurnal Jawapes. WA: 082234252450

Countact Pengaduan