![]() |
[Foto : Ketua Umum Persatuan Jurnalis Indonesia Hartanto Boechori] |
“Idul Fitri adalah hari kemenangan. Bukan hanya kemenangan spiritual setelah menunaikan ibadah Ramadan, tapi juga kemenangan dalam menjaga hati, menjaga lisan, dan menjaga integritas sebagai jurnalis yang bertanggung jawab,” ujar Hartanto dalam pernyataan resminya,Sabtu (05/04/2025).
Ia juga mengajak para jurnalis dari berbagai latar organisasi dan media untuk menjadikan Idul Fitri sebagai titik balik dalam memperkuat sinergi demi menjaga marwah profesi pers.
“Kita adalah bagian penting dalam pembangunan bangsa. Pers yang sehat adalah pers yang beretika, berpihak pada kebenaran, dan tidak mudah tergoda oleh kepentingan sesaat. Mari kita bersihkan hati, dan bersihkan juga praktik jurnalisme dari hoaks dan ujaran kebencian,” tambahnya.
Tak hanya berbicara soal profesi, Hartanto juga mengingatkan bahwa Idul Fitri adalah momen untuk menumbuhkan empati sosial, terutama di tengah situasi bangsa yang masih menghadapi berbagai tantangan.
“Mari kita kembali ke fitrah, saling memaafkan dan saling menguatkan. Dalam dunia jurnalistik sekalipun, perbedaan pendapat adalah hal biasa. Tapi rasa hormat dan persatuan adalah fondasi yang harus terus dijaga,” katanya.
Hartanto turut menyampaikan selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H kepada seluruh anggota PJI dan insan pers di seluruh Indonesia.
“Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin wal Faizin. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua kembali fitri, dan kembali semangat menegakkan kebenaran melalui karya-karya jurnalistik yang bermartabat,” pungkasnya.
(ul)
View
0 Komentar